Miskonsepsi Tentang Pemrograman

🖥 Apa itu miskonsepsi? Miskonsepsi merupakan pengertian yang salah atau kesalahpahaman pada sebuah konsep. Banyak muncul miskonsepsi tentang dunia pemrograman. Banyak masyarakat yang masih mempercayai miskonsepsi ini. Tetapi sebenarnya hal ini tidak terbukti kebenarannya. Lalu apa saja kah miskonsepsi tersebut?

🖥 Pintar Matematika

Banyak yang percaya bahwa seorang programmer harus pintar dan jago matematika. Padahal seorang programmer akan lebih banyak menghabiskan waktunya untuk coding, bukan matematika. Meski begitu, membuat sebuah program memang perlu untuk mempelajari dasar-dasar aljabar dan ilmu matematika.

🖥 Minimal IQ Harus 160

Tinggi rendahnya IQ seseorang tidak menentukan mampu tidaknya mengikuti proses belajar pemrograman. Karena pada dasarnya, pemrograman merupakan sebuah bahasa yang membantu kita berkomunikasi dan memberikan perintah kepada komputer untuk dapat memecahkan masalah.

🖥 Belajar Coding Harus Kuliah

Untuk belajar coding tidak perlu harus kuliah. Canggihnya teknologi masa kini dapat membantu seseorang dalam belajar coding secara otodidak. Untuk melengkapi proses belajar otodidak tersebut bisa meminta bimbingan mentor atau orang yang memiliki ilmu lebih dalam tentang coding.

🖥 Usia Masih Di Bawah 17 Tahun

Usia tidak membatasi seseorang untuk belajar coding. Banyak situs yang menyediakan pembelajaran pemrograman untuk anak-anak dengan usia di bawah 17 tahun, karena situs seperti itu justru akan menonjolkan tutorial secara visual yang lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

🖥 Bisa Coding Dalam Seminggu

Penting untuk diketahui bahwa dunia pemrograman sangat luas dan kompleks, sehingga tidak mungkin seseorang mampu menguasainya hanya dalam waktu seminggu. Namun jika ingin menguasai sebuah pemrograman dalam waktu yang singkat, maka bergabunglah dalam program-program intensif selama beberapa bulan.

🖥 Menghafal Semua Syntax

Pada dasarnya, belajar pemrograman fokus pada pemahaman tentang bagaimana cara kerja sebuah kode program. Jangan salah paham dengan tips untuk menghafal semua kode pemrograman, karena hal tersebut hanya akan menyusahkan saja.